<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
	<channel>
		<title>https://bki.iainsasbabel.ac.id/</title>
		<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/feed</link>
		<language>id-ID</language>
		<description>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel</description>
		<dc:language>id-ID</dc:language>
		<dc:creator>fsei@iainsasbabel.ac.id</dc:creator>
		<image>
			<url>https://bki.iainsasbabel.ac.id/assets/images/logo/825764b050a6d3c5f4d4db89449e435e.png</url>
			<title>Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Babel</title>
			<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/</link>
		</image>

		<dc:rights>Copyright 2026</dc:rights>
		<admin:generatorAgent rdf:resource="https://bki.iainsasbabel.ac.id/" />

		
			<item>
				<title>Jalin Sinergi Akademik, Prodi BKI IAIN SAS Babel dan IAIN Parepare Resmi Teken Perjanjian Kerja Sama</title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/jalin-sinergi-akademik-prodi-bki-iain-sas-babel-dan-iain-parepare-resmi-teken-perjanjian-kerja-sama</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/jalin-sinergi-akademik-prodi-bki-iain-sas-babel-dan-iain-parepare-resmi-teken-perjanjian-kerja-sama</guid>
				<pubDate>Fri, 22 May 2026 08:22:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p><strong>PAREPARE</strong> – Mengukuhkan komitmen bersama dalam memajukan mutu pendidikan tinggi Islam, Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung resmi menjalin kerja sama dengan Program Studi BKI IAIN Parepare. Prosesi penandatanganan berkas Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung khidmat di sela-sela rangkaian kegiatan akademik bersama yang digelar di Ruang Aula Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare.</p><p>Langkah strategis lintas pulau ini diambil sebagai respons nyata kedua lembaga dalam menghadapi dinamika kurikulum berbasis <strong>Outcome-Based Education</strong> (OBE) serta pemenuhan standar penjaminan mutu eksternal. Melalui payung kemitraan yang legal ini, kedua program studi bersepakat untuk saling mendukung dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian kolaboratif, hingga pengabdian masyarakat yang berfokus pada pengembangan profesi konseling Islam.</p><p>Ketua Program Studi BKI IAIN SAS Babel, Pebri Yanasari, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh sivitas akademika IAIN Parepare. Beliau menekankan bahwa PKS ini bukan sekadar pemenuhan dokumen formalitas untuk kepentingan akreditasi program studi semata. Lebih dari itu, kerja sama ini dirancang sebagai jembatan emas bagi dosen dan mahasiswa dari kedua institusi untuk saling bertukar pikiran, budaya, dan inovasi keilmuan demi memperkuat eksistensi profesi konselor Islam di Indonesia.</p><p>Pihak IAIN SAS Babel menaruh harapan besar agar implementasi dari perjanjian ini dapat segera diwujudkan melalui program-program yang konkret, seperti pertukaran mahasiswa merdeka, joint research (penelitian bersama) antar-dosen, serta kolaborasi penulisan karya ilmiah bertaraf nasional. Melalui sinergi ini, diharapkan lulusan BKI dari bumi <strong>Serumpun Sebalai</strong> memiliki wawasan yang lebih inklusif dan siap bersaing di kancah profesional dengan membawa bekal pengalaman akademik yang kaya melintasi batas geografis.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/1000299614.jpg"></figure><p>Gayung bersambut, Ketua Program Studi BKI IAIN Parepare, Emilia Mustary, M.Psi., merespons harapan tersebut dengan optimisme yang tinggi. Beliau menyatakan bahwa kehadiran tim BKI IAIN SAS Babel membawa angin segar sekaligus perspektif baru yang sangat berharga bagi pengembangan akademik di lingkungan FUAD IAIN Parepare. Pihaknya berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh poin kesepakatan dalam PKS ini agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kompetensi mahasiswa di kedua belah pihak.</p><p>Emilia Mustary, M.Psi. juga menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk saling melengkapi keunggulan lokal masing-masing institusi. IAIN Parepare yang kental dengan nilai-nilai budaya Bugis-Makassar akan sangat menarik jika disandingkan dengan corak kearifan lokal Bangka Belitung dalam ranah praktik konseling multikultural. Harapannya, integrasi ini melahirkan model-model pendekatan konseling Islam baru yang lebih adaptif, kaya, dan senantiasa relevan dengan karakter masyarakat majemuk.</p><p>Prosesi penandatanganan naskah kerja sama tersebut disaksikan langsung oleh para pejabat struktural fakultas, jajaran dosen pengampu, serta puluhan mahasiswa yang hadir memadati ruangan. Atmosfer akademik yang positif begitu terasa ketika dokumen resmi tersebut ditandatangani oleh Pebri Yanasari, M.A. dan Emilia Mustary, M.Psi., menandai dimulainya babak baru kemitraan strategis yang diproyeksikan akan berlangsung untuk beberapa tahun ke depan.</p><p>Sinergi kelembagaan ini diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan tata kelola organisasi program studi di kedua perguruan tinggi Islam tersebut. Di tengah tuntutan standardisasi mutu pendidikan yang semakin ketat, model kolaborasi aktif seperti ini dinilai sebagai strategi terbaik untuk saling mendampingi, berbagi praktik terbaik (<strong>best practices</strong>), dan mempercepat pencapaian indikator kinerja utama masing-masing program studi.</p><p>Kegiatan bersejarah ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan cideramata khas daerah sebagai simbol eratnya ikatan silaturahmi akademik yang telah terbangun. Dengan resminya jalinan kerja sama ini, baik BKI IAIN SAS Babel maupun BKI IAIN Parepare kini siap melangkah bersama menavigasi tantangan dunia pendidikan, demi mencetak generasi konselor Muslim yang profesional, adaptif, dan berintegritas tinggi.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>Perkuat Kompetensi Mahasiswa, Program Studi BKI IAIN SAS Babel Gelar Visiting Lecture di IAIN Parepare</title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/perkuat-kompetensi-mahasiswa-program-studi-bki-iain-sas-babel-gelar-visiting-lecture-di-iain-parepare</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/perkuat-kompetensi-mahasiswa-program-studi-bki-iain-sas-babel-gelar-visiting-lecture-di-iain-parepare</guid>
				<pubDate>Fri, 22 May 2026 08:08:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p><strong>PAREPARE</strong> – Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung sukses melaksanakan kegiatan Visiting Lecture di IAIN Parepare, Sulawesi Selatan. Kegiatan akademik lintas pulau ini berfokus pada penguatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesi yang kian dinamis.</p><p>Acara yang berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026 ini digelar di Ruang Aula Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Parepare. Sebanyak kurang lebih 60 mahasiswa dari program studi BKI IAIN Parepare hadir dengan antusiasme tinggi untuk menyerap ilmu dari praktisi dan akademisi asal Bangka Belitung tersebut.</p><p>Dosen dari IAIN SAS Babel hadir langsung sebagai narasumber utama dengan membawa perspektif keilmuan yang segar.</p><p>Pebri Yanasari, M.A. membawakan materi yang sangat kontekstual mengenai "Bimbingan Konseling Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Bangka Belitung". Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya bagi calon konselor untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses konseling, guna menghadapi masyarakat yang semakin majemuk.</p><p>Kegiatan Visiting Lecture ini bukan sekadar forum transfer pengetahuan, melainkan juga menjadi wadah silaturahmi akademik dan penguatan kerja sama kelembagaan antara IAIN SAS Bangka Belitung dan IAIN Parepare.</p><p>Melalui kolaborasi ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis baru yang melintasi batas geografis, tetapi juga termotivasi untuk menjadi lulusan yang adaptif, profesional, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/1000299605(1).jpg"></figure><p>Dalam sesi penyampaiannya, Pebri Yanasari, M.A. mengupas secara mendalam bagaimana kekayaan sosiokultural Bangka Belitung dapat diintegrasikan ke dalam pendekatan konseling modern. Beliau menjelaskan bahwa konsep kerukunan masyarakat kepulauan tersebut, seperti filosofi "<strong>Thong Ngin Fan Ngin Jit Jong</strong>" (etnis Tionghoa dan Melayu sama saja), merupakan modal sosial yang luar biasa dalam membangun hubungan terapeutik yang inklusif. Pendekatan naratif ini membuka cakrawala baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya seorang konselor memahami latar belakang kultural konseli agar tidak terjebak dalam bias budaya saat memberikan layanan.</p><p>Lebih lanjut, narasi perkuliahan berfokus pada urgensi rekonstruksi teknik bimbingan yang adaptif terhadap nilai-nilai lokal. Mahasiswa diajak untuk melihat bahwa bimbingan dan konseling bukan sekadar teori barat yang kaku, melainkan sebuah seni berkomunikasi yang menghargai adat istiadat, norma, serta kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Dengan memahami karakteristik unik masyarakat kepulauan, calon konselor diharapkan mampu merancang program layanan responsif yang dapat menyentuh aspek psikologis terdalam dari individu yang dibimbing.</p><p>Suasana perkuliahan umum ini menjadi kian dinamis saat memasuki sesi diskusi interaktif, di mana terjadi pertukaran perspektif kebudayaan yang kaya antara bumi <strong>Serumpun Sebalai</strong> (Bangka Belitung) dan kebudayaan Sulawesi Selatan. Para mahasiswa FUAD IAIN Parepare secara aktif membandingkan karakteristik nilai lokal mereka dengan materi yang dipaparkan. Dialog lintas budaya ini tidak hanya memperkaya khazanah teoritis mahasiswa BKI, tetapi secara praktis memberikan simulasi nyata bagaimana kompetensi multikultural diimplementasikan dalam ruang akademik sebelum nantinya diterapkan secara profesional di masyarakat luas.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>MAHASISWA PRODI BKI IAIN SAS BABEL, YOGI CRISTIAN (KADER DA'I MUDA NASIONAL KEMENAG RI) MENGISI KAJIAN AHAD PAGI DI MASJID MUHAJIRIN PANGKALPINANG</title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-prodi-bki-iain-sas-babel-yogi-cristian-kader-dai-muda-nasional-kemenag-ri-mengisi-kajian-ahad-pagi-di-masjid-muhajirin-pangkalpinang</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/mahasiswa-prodi-bki-iain-sas-babel-yogi-cristian-kader-dai-muda-nasional-kemenag-ri-mengisi-kajian-ahad-pagi-di-masjid-muhajirin-pangkalpinang</guid>
				<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 06:08:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p>Pangkalpinang - Yogi Cristian mahasiswa akhir prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN SAS Bangka Belitung menjadi narasumber dalam kajian Ahad pagi di Masjid Muhajirin Pangkalpinang (28/09/2025). Kajian rutin ini diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Bangka Belitung yang diikuti oleh Ibu-ibu Pimpinan Wilayah Aisyiyah, mahasiswa/i Unmuh Babel, anak-anak panti asuhan putri Aisyiyah dan masyarakat sekitar masjid. Yogi yang juga sebagai kader Dai Muda Nasional Kemenag RI ini menyampaikan tema "Sedekah Sebelum Terlambat; Tadabbur QS. Al Munafiqun: 10", dalam kajiannya Yogi menyampaikan bahwa:</p><p>Seiring dengan dinamika perkembangan zaman modern yang semakin kompleks, tak terkecuali juga ikut &nbsp;mempengaruhi kehidupan sosial-religius seseorang. Terkadang di zaman sekarang ini seringkali kita temui kebiasaan orang orang yang menunda melakukan perbuatan kebaikan. Padahal Allah SWT. Telah menjelaskan banyak ayat dalam Al-Qur'an terkait penyesalan manusia yang sering menunda-nunda melakukan suatu kebaikan hingga datangnya kematian. Kematian sendiri tak mengenal waktu dan tak mengenal tempat datangnya, sebagaimana firman Allah SWT. "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati." (QS. Al-Ankabut : 57).</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/1000194383.jpg"><figcaption>Yogi Cristian (mahasiswa prodi BKI IAIN SAS Babel) bersama jama'ah kajian ahad pagi Masjid Muhajirin Pangkalpinang (28/09/2025).</figcaption></figure><p>Hal ini sudah Allah SWT. abadikan di dalam Al-Qur'an Surah Al-Munafiqun ayat 10 yang artinya "Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu dia berkata, ‘Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menangguhkan (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku akan bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh." &nbsp;Ayat ini memberikan gambaran yang begitu menyayat hati dimana seseorang yang telah meninggal meminta untuk dibangkitkan kembali, bukan untuk melaksanakan sholat, puasa atau umroh, tetapi untuk bersedekah. Hal ini menunjukkan betapa dahsyatnya keutamaan bersedekah.</p><p>Salah satu manfaat sedekah adalah terhindarnya pelaku dari siksa api neraka, sebagimana dikatakan dalam sebuah hadits " Takutlah kalian kepada neraka, meski hanya dengan (sedekah) setengah biji kurma. " (HR. Muslim no. 1689). Berangkat dari QS. Al-Munafiqun ayat 10 disinilah pentingnya kita men-tadabburi ayat tersebut. Tadabbur sendiri adalah perbuatan dimana seseorang memikirkan, merenungi, dan mengambil hikmah dari suatu perkara. Tidak hanya sebatas itu saja, konteks tadabbur sendiri merujuk bagaimana kita memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama sebagai petunjuk hidup. Sesuatu yang paling ditakutkan oleh orang beriman bukanlah kematian, tetapi mati tanpa sempat berbuat amal kebaikan yaitu mati tanpa amal dan mati dengan sebuah penyesalan.</p><p>Sedekah bukanlah dilihat dari berapa besaran nominalnya, bukan dilihat dari apa yang diberikan tetapi bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain dan ikhlas dalam melakukan hal tersebut. Rasulallah SAW bersabda bahwa “Sedekah adalah Bukti”. Artinya jika sesorang menyatakan iman maka bukti dari keimanan itu adalah melakukan sedekah. Al Imam Nawawi rahimallah menyamakan sedekah sebagai " Shidqu Imanihi " (sebagai bukti kebenaran imannya). Dengan melakukan sedekah maka kita telah menyelamatkan diri dari suatu penyesalan yang tak bertepi, walaupun hanya bersedekah dengan segelas air putih. Jika kita tak mampu bersedekah dengan materi maka bersedekah dengan perbuatan yang baik atau sederhana saja dengan menebar senyuman kepada sesama manusia. Jika tak mampu berbuat kebaikan janganlah kita melakukan perbuatan buruk yang merugikan orang lain. " Khoirunnas Anfaahum Linnas " (sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat kepada orang lain.</p><p>Akhirnya marilah kita bersama-sama menjadi orang yang peka terhadap keadilan dan kepedulian sosial dengan cara memperbanyak sedekah sebagai ladang amal kita, sebagai bekal kita di akhirat nantinya, Karena sedekah merupakan amalan jariyah, amalan yang akan terus mengalir pahalanya walaupun orang tersebut telah meninggal dunia, sebagaimana yang dikatakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah pahala amalnya kecuali tiga perkara; salah satunya, shodaqoh jariyah." (HR. Muslim no. 1631). Janganlah kita menjadi tokoh yang diabadikan dalam QS. Al-Munafiqun ayat 10, yaitu orang orang yang malas bersedekah, tutup Yogi Cristian.</p><p>Sekretaris prodi BKI IAIN SAS Bangka Belitung, Muhammad Sholeh Marsudi yang juga ikut mendampingi kegiatan ini sangat mengapresiasi kajian yang berjalan dengan baik penuh inspirasi serta menarik dengan banyaknya jama'ah yang bertanya baik dari Ibu-ibu maupun mahasiswa Unmuh Babel.&nbsp;</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>KAPRODI BKI IAIN SAS BABEL BERPARTISIPASI DALAM MUKERNAS PABKI DI UIN SUNAN AMPEL SURABAYA</title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/kaprodi-bki-iain-sas-babel-berpartisipasi-dalam-mukernas-pabki-di-uin-sunan-ampel-suabaya</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/kaprodi-bki-iain-sas-babel-berpartisipasi-dalam-mukernas-pabki-di-uin-sunan-ampel-suabaya</guid>
				<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 03:10:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p style="text-align:justify;">Kaprodi BKI IAIN SAS Bangka Belitung ikut aktif berpartisipasi dalam Musyawarah Kerja Nasional PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) di UIN Sunan Ampel Surabaya, Mukernas dilaksanaan pada tanggal 17 sampai dengan 19 September 2025. Agenda Mukernas sebelumnya diisi dengan International Conference on Islamic Counseling Studies, ICONICS - Paper Presentation dilanjutkan dengan Mukernas PABKI - Sesi 1 meliputi Profil Lulusan PABKI berbasis OBE dan Capaian Pembelajaran Lulusan PABKI di hari pertama. Agenda hari selanjutnya adalah Analisis Kebijakan Kurikulum Kemenag dan Mukenas - Sesi 2 serta ditutup dengan Launching Kurikulum PABKI Bebasis OBE.</p><figure class="image"><img src="/assets/images/editor/images/IMG-20250923-WA0041.jpg"></figure><p style="text-align:justify;">Setelah semalaman bermusyawarah (kamis, 18 September dan Jum’at pagi, 19 September 2025), tepat jam 10.00 wib. terlaksana dialog dengan Direktur DIKTIS Kemenag RI., Prof.Dr. Phil.Sahiron, M.A., didampingi oleh Rektor UIN Sunan Ampel, Prof.Akh.Muzakki,Grad.Dlp.SEA.M.Phil.Phd., Dekan FDK dan beberapa pimpinan.</p><p style="text-align:justify;">Musyawarah diawali dengan beberapa pertanyaan dari para pengelola BKI, utusan PTKIN dan PTAI, dilanjutkan dengan tanggapan sekaligus pencerahan. Menurut Sahiron, tidak ada yang tidak bisa diatasi terkait semangat untuk memperkuat kelembagaan BKI. Bila hampir semua di beberapa perguruan tinggi memiliki BKI, silahkan yang BPI menyesuaikan. Apapun masalahnya silahkan ajukan naskah akademik ke DIKTIS. Insya Allah akan kami tela’ah. Berbuatlah untuk memudahkan orang lain, baru lihat aturan. Jangan ada di benak kita, mempersulit orang lain, tambahnya.</p><p style="text-align:justify;">Nurviyanti Cholid, M.Pd.I sebagai Ketua Prodi BKI IAIN SAS Babel yang didampingi Dekan FDKI Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag. sangat mengapresiasi sikap positif Direktur tersebut. Hal tersebut sesuai dengan tagline “CINTA” dari Menteri Agama RI. diharapkan tersentuh bagi siapapun yang dilayani dalam mengabdi kepada negara.</p><p style="text-align:justify;">Alhamdulillah MUKERNAS selama tiga hari berjalan lancar; narasumber, pendamping dan peserta–kesemuanya tetap semangat dan saling bertukar pikiran. Tiada lain bermusyawarah untuk masa depan Program Studi BKI dan BPI. LAgi-lagi dukungan dan dan dampingan Dr.Choiirul Arif , Dekan FDK UIN Sunan Ampel Surabaya sangat mengesankan.</p>					]]>
				</description>
			</item>

		
			<item>
				<title>IAIN SAS Bangka Belitung Menempati Peringkat ke-2 Perguruan Tinggi Terbaik di Provinsi Bangka Belitung</title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/iain-sas-bangka-belitung-menempati-peringkat-ke-2-perguruan-tinggi-terbaik-di-provinsi-bangka-belitung</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/iain-sas-bangka-belitung-menempati-peringkat-ke-2-perguruan-tinggi-terbaik-di-provinsi-bangka-belitung</guid>
				<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 08:06:00 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
						<p><strong>BANGKA, &nbsp;</strong><a href="https://tipd.iainsasbabel.ac.id"><strong>TIPD.IAINSASBABEL.AC.ID</strong></a><strong> -</strong> Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) menduduki peringkat kedua terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Versi Webometrics Ranking of World Universities edisi Januari 2024&nbsp;<span style="color:black;"> berdasarkan situs pemeringkatan&nbsp;</span><a href="https://www.webometrics.info/en/search/Rankings/islam%20negeri"><span style="color:rgb(0,189,156);"><i>Webometrics</i></span></a>. Senin,13/02/2024.</p><p style="text-align:justify;">Pencapaian peringkat ini didasarkan atas keberhasilan IAIN SAS Babel&nbsp; dalam memenuhi penilaian Webometrics menggunakan tiga indikator dalam penilaiannya, yakni visibility (50 persen), transparency or openness (10 persen) dan excellence or scholar (40 persen).</p><p style="text-align:justify;">Aspek visibility diperoleh dari dampak konten publikasi di website. Lalu, transparency or openness mengacu pada keterbukaan publikasi ilmiah berdasarkan sitasi tertinggi dari peneliti universitas. Sedangkan excellence or scholar berdasarkan sitasi tertinggi hasil riset.</p><p style="text-align:justify;">Diketahui, Webometrics merupakan suatu perangkat sistem yang berinisiatif untuk mempromosikan dan membuka akses publikasi ilmiah, guna meningkatkan kehadiran akademik dan lembaga-lembaga penelitian di situs web.</p><p style="text-align:justify;">Penentuan peringkat didasarkan pada kinerja website atau situs perguruan tinggi terkait pada tiga bidang, yaitu visibility, openness dan excellence.</p><p style="text-align:justify;">Atas capaian yang membanggakan ini, Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I , menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang solid dan komitmen seluruh civitas akademik dan Tim Pengelola website dalam menyajikan informasi dan tidak lupa beliau juga menyampaikan agar Tim selalu semangat dalam mengelola website yang ada.</p><p style="text-align:justify;">Meskipun prestasi yang gemilang telah diraih, Irawan&nbsp; juga terus mendorong dan memberi semangat kepada seluruh civitas akademik agar terus berupaya menjadi yang terbaik dan memberi dedikasi yang tinggi kepada masyarakat.</p><p style="text-align:justify;">mengingatkan agar tidak cepat Puas dengan pencapaian yang ada. Beliau juga berpesan agar seluruh Tim tetap solid dan terus meningkatkan kualitas berita yang disajikan melalui website, sehingga berita yang ada dapat dijadikan sebagai bahan dan dokumen yang mampu meningkatkan Akreditasi Program Studi dan Institusi.</p><p style="text-align:justify;">“Kualitas sejati dari suatu kampus bukanlah seberapa tinggi dia berada dalam peringkat, tetapi betapa besar peranannya dalam mengubah kehidupan para mahasiswanya dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Oleh sebab itu mari bersama-sama menjadi yang terbaik,” jelasnya.</p><p style="text-align:justify;">Berikut ini daftar 13 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Terbaik di Provinsi Babel Januari 2024</p><p style="text-align:justify;">1. Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur</p><p style="text-align:justify;">2. IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung&nbsp;</p><p style="text-align:justify;">3. Universitas Bangka Belitung&nbsp;</p><p style="text-align:justify;">4. Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung</p><p style="text-align:justify;">5. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung UMBB</p><p style="text-align:justify;">6. Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang</p><p style="text-align:justify;">7. Institut / Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik STISIPOL Pahlawan 12 Sungailiat</p><p style="text-align:justify;">8. Politeknik Darma Ganesha Tanjungpandan Kabupaten Belitung</p><p style="text-align:justify;">9. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi STIE IBEK</p><p style="text-align:justify;">10. Unaba / Sekolah Tinggi Abdi Nusa Pangkalpinang</p><p style="text-align:justify;">11. Akademi Manajemen Belitung AMB</p><p style="text-align:justify;">12. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES Citra Delima Bangka Belitung</p><p style="text-align:justify;">13. Universitas Pertiba Pangkalpinang Bangka</p><p style="text-align:justify;">&nbsp;</p><p style="text-align:justify;"><span style="background-color:rgb(255,255,255);color:rgb(58,58,58);">Penulis : Ayaknan</span></p><p style="text-align:justify;">&nbsp;</p>					]]>
				</description>
			</item>

		

		
			<item>
				<title></title>
				<link>https://bki.iainsasbabel.ac.id/agenda/sosialisasi-pendaftaran-siswa-span-ptkin-2024-untuk-tik-ptkin</link>
				<guid>https://bki.iainsasbabel.ac.id/agenda/sosialisasi-pendaftaran-siswa-span-ptkin-2024-untuk-tik-ptkin</guid>
				<pubDate>Fri, 16 Feb 2024 05:58:29 +0000</pubDate>
				<description>
					<![CDATA[
											]]>
				</description>
			</item>

		
	</channel>
</rss>